Wednesday, October 29, 2014

Pemerintah Diprediksi akan Evaluasi Beberapa Program SBY

JAKARTA – Pengamat memprediksi pemerintah Joko Widodo akan fokus untuk mengevaluasi program yang dicanangkan pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Selain itu, pemerintah juga akan fokus melakukan beberapa penyesuaian terkait perubahan nomenklatur kementerian.

Agung Wasono, Direktur Eksekutif Lembaga Analisa Ekonomi Politik dan Kebijakan Publik (LANSKAP), mengungkapkan dua fokus utama pemerintah Joko Widodo pasca dilantik adalah mengevaluasi beberapa program kerja pemerintah sebelumnya dan melakukan adaptasi di beberapa kementerian yang mengalami perubahan nomenklatur.

Agung mencontohkan, pemerintah bisa jadi mengevaluasi program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang sudah memasuki tahun ketiga. “Adrinof Chaniago yang menjabat Kepala Bappenas adalah pihak yang sangat menentang MP3EI,” tutur Agung kepada IFT, Senin (27/10).

Dalam 100 hari pertama, dia berpendapat pemerintah akan memilah mana program pemerintah SBY yang akan dilanjutkan dan mana yang tidak. Hal ini akan sangat bergantung dengan prioritas dan arah kebijakan yang diambil oleh Presiden Joko Widodo.

Mengenai perubahan nomenklatur kementerian, Agung menilai kerja pemerintah tidak akan banyak terganggu sebab birokrasi sudah terbangun dengan baik. Pemerintah dapat langsung bekerja meski perlu ada beberapa penyesuaian di beberapa bidang.

Ada enam perubahan nomenklatur yang berdampak pada delapan kementerian. Perubahan kementerian tersebut antara lain Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Pariwisata, Kementerian Kebudayaan Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Kementerian Pendidikan Tinggi dan Riset dan Teknologi.

Selain itu, nomenklatur baru juga mencakup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Ketenagakerjaaan, Kementerian Desa dan Pembanguan Daerah Tertinggal, dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunaan Manusia dan Kebudayaan. Presiden Joko Widodo juga menambahkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman.

“Tentu kementerian yang nomenklaturnya baru ini butuh penyesuaian anggaran dan juga struktur kerja. Tapi, birokrasi sudah matang sehingga tinggal meneruskan saja beberapa pekerjaan, khususnya yang multiyears,” jelas Agung.

Agus Hermanto, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari fraksi Partai Demokrat, mengingatkan perlu ada beberapa penyesuaian yang perlu dilakukan agar 34 menteri yang sudah dilantik dapat langsung bekerja. Dia mencontohkan persoalan pos anggaran kementerian yang digabung oleh Presiden Jokowi.

Penggabungan dua kementerian seperti yang terjadi pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, menurut Agus, perlu menjadi bahasan DPR sebab tidak serta merta anggaran kedua kementerian tersebut dilebur menjadi satu. “Program-program yang baru harus ditetapkan dulu oleh DPR sebelum dikeluarkan,” jelas Agus.

Selain itu, kementerian ini dahulunya dibahas di dua komisi yang berbeda, yakni Kementerian Lingkungan Hidup di Komisi V sementara Kementerian Kehutanan di Komisi IV. Pemerintah bersama DPR perlu duduk bersama untuk membahas perubahan-perubahan yang mungkin dilakukan dengan struktur kabinet yang baru ini. Agus berharap agar pembahasan akan dilakukan secepatnya guna menjamin pemerintah bisa langsung bekerja. ***

Indonesia Finance Today
Reporter: J.Edo Nur Karensa
Editor: Chusnul Chotimah
Selasa 28 Oktober 2014, 04:41:00

http://www.ift.co.id/posts/pemerintah-diprediksi-akan-evaluasi-beberapa-program-sby